Cara Memilih Reksadana Terbaik
Cara berinvestasi reksadana itu mudah. Hanya saja Agan harus menentukan produk reksadana terbaik dan pas dengan kebutuhan Agan. Nah, kebanyakan orang menilai suatu produk reksadana hanya berdasarkan kinerja return alias tingkat kenaikan (ada juga yang menyebut: tingkat pengembalian) nilainya dari waktu ke waktu.Sebelum lanjut, pastikan Agan telah membaca: Mengenal Investasi Reksadana
Meskipun demikian, menilai suatu produk reksadana hanya dari sisi return, tidaklah cukup. Mengapa? Karena tingkat pengembalian di periode sebelumnya tidak menjadi jaminan tingkat return dimasa mendatang. Nilai reksadana bisa saja lebih rendah atau lebih tinggi karena banyak faktor termasuk pengaruh lingkungan bisnis tempat reksadana tersebut diinvestasikan.
Meskipun demikian, investasi reksadana bukanlah spekulasi. Agan sebagai investor tetap dapat menganalisa beberapa hal sebagai dasar untuk memilih produk reksadana yang paling baik untuk Agan. Nah, untuk memilih reksadana yang pas dan terbaik untuk Agan, ini beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan tambahan, selain faktor kinerja return reksadana.
1. Pahami Profil dan Tujuan Investasi Agan
Prinsip investasi adalah: High risk high return, artinya: Potensi keuntungan yang tinggi disertai juga dengan potensi resiko yang besar. Nah, apakah Agan menginginkan potensi keuntungan yang tinggi? Tentu Agan harus punya nyali juga bahwa bisa saja investasi Agan turun drastis. Jika Agan masuk kategori ini, maka reksadana saham dapat menjadi pilihan.Sebaliknya mereka yang tidak terlalu berani menantang resiko, biasanya memilih reksadana pasar uang atau reksadana pendapatan tetap. Tentu saja, tingkat keuntungannya tidak bisa diharapkan terlalu besar.
Jika Agan kategori moderat, alias yang menengah saja, maka tersedia aneka produk reksadana campuran yang bisa dipertimbangkan.
Selain itu, tujuan Agan berinvestasi juga tidak kalah penting. Jika Agan berinvestasi untuk jangka panjang (di atas 5 tahun), misalnya untuk tujuan pendidikan anak atau membeli rumah, maka reksadana saham dapat menjadi pilihan karena naik turunnya reksadana saham cenderung membawa hasil positip dalam jangka panjang.
Sementara jika Agan merencanakan investasi yang akan Agan gunakan satu atau dua tahun kemudian, sebaiknya memilih produk reksadana pendapatan tetap karena memberikan hasil yang lebih pasti walau tidak sebesar potensi keuntungan reksadana saham. Demikian pula investasi untuk membiayai rencana pensiun 10 tahun mendatang, jangan ditaruh di reksadana pendapatan tetap atau campuran karena tidak akan memberi hasil yang maksimal.
Selalu kenali profil resiko dan tujuan investasi Agan sebelum menentukan pilihan.
Selanjutnya, Agan harus menganalisa beberapa karakteristik produk reksadana yang Agan incar. Informasi ini tentu Agan bisa peroleh dalam lembar penjelasan yang disebut Fund Fact Sheet yang memuat penjelasan lengkap masing-masing produk reksadana. Fund Fact Sheet bisa diperoleh online di website manajer investasi penerbit reksadana yang Agan inginkan. Jika tidak tersedia, Agan bisa memintanya agar perusahaan manajer investasi mengirimkannya kepada Agan. Dalam menganalisa prospektus, setidaknya pertimbangkan hal-hal berikut:
2. Usia Produk Reksadana
Tidak sedikit yang menyarankan untuk memilih produk yang telah teruji oleh waktu, misalnya produk yang telah berusia 3 atau 5 tahun. Dengan usia yang cukup matang, suatu produk dapat memberikan gambaran kinerjanya selama masa-masa sulit, jika ada, dalam periode tersebut.Akan tetapi pendapat lain mengatakan bahwa produk reksadana yang telah berumur biasanya telah memiliki NAB (Nilai Aktiva Bersih atau harga per unit) yang tinggi alias lebih mahal. Lagipula usia muda tidak selalu pertAgan kurang baik, karena investor bisa juga menilai potensi-potensi lainnya sebagaimana yang dibahas di sini. Produk reksadana terbaik saat ini juga pernah muda bukan?
Namun demikian memburu produk reksadana yang sudah terbukti memberi hasil menguntungkan juga tidaklah masalah. Toh, saat menghitung return, semuanya tetap dalam % bukan? Bukan dalam jumlah unit. Jadi, tua muda tak masalah. Semuanya kembali ke pertimbangan Agan terhadap faktor-faktor yang dibahas di artikel ini.
3. Bagaimana Uang Agan Diinvestasikan
Keuntungan investasi reksadana adalah kita bisa mengetahui kemana uang dan bagaimana uang kita diinvestasikan. Didalam prospektus kita bisa melihat ke saham apa saja uang kita diinvestasikan, berapa porsi ke saham, obligasi dll. Informasi ini jelas membantu Agan mengetahui apakah uang Agan ditempatkan di tempat yang benar atau tidak. Agan tentu lebih percaya diri kalau uang Agan diinvestasikan di saham perusahaan top dibandingkan diinvestasikan di saham-saham kacangan bukan?Jika Agan menginginkan produk reksadana syariah, informasi ini jelas sangat berguna karena Agan jadi yakin bahwa uang Agan tidak diputar di luar ketentuan syariah. Dengan memahami hal ini perlu disadari bahwa berinvestasi bukanlah judi. Kita mengetahui benar bagaimana uang kita diinvestasikan, dengan demikian kita bisa menakar resiko serta potensi keuntungannya.
4. Dana Kelolaan Perusahaan Manajemen Investasi
Kepercayaan merupakan unsur penting dalam dunia investasi. Karena itu, pastikan Agan dikelola oleh perusahaan MI yang memiliki fundamental keuangan serta nama baik di dunia investasi. Perusahaan yang mengelola dana masyarakat yang besar, tentulah mendapatkan kepercayaan yang tinggi dari masyarakat.Demikian juga setiap produk reksadana, memiliki data jumlah dana masyarakat yang terkumpul. Semakin besar dana kelolaannya tentu mengindikasikan kepercayaan bukan? Meskipun demikian, indikator ini tidak selalu dapat dijadikan pembanding. Pasalnya, setiap produk reksadana memiliki perencanaan tersendiri, berapa dana kelolaan yang diharapkan dapat dikumpulkan dan dikelolanya.
Dan yang tidak kalah penting adalah bahwa besarnya dana kelolaan suatu produk reksadana bisa membuat Agan lebih tenang berinvestasi. Bila dana kelolaannya besar, maka produk tersebut akan tetap oke-oke saja dan tidak mudah goyah bila menghadapi kondisi dimana terjadi pencairan dana investor dalam jumlah besar.
5. Pelayanan Nasabah yang Baik
Sebagai investor, Agan berhak menerima pelayanan terbaik dari perusahaan MI. Perusahaan yang memberikan layanan terbaik memiliki ciri-ciri antara lain:- Agen penjualnya ramah dan mampu menjelaskan segala informasi yang Agan perlukan,
- Pelayanan cepat, tetapi tidak mengorbankan prinsip kehati-hatian. Investor biasanya harus mengisi sejumlah formulir sesuai peraturan stAganr,
- Memberikan laporan berkala tentang perkembangan dana investor. Laporan biasanya dikirmkan ke alamat investor setiap bulan.
- Proses administrasi mudah saat melakukan pembelian atau penjualan. Konsultasikan prosedur ini dengan agen penjual sebelum melakukan pembelian produk,
- Memiliki website pendukung yang terupdate dan berisi informasi lengkap. Website yang baik menunjukkan itikad baik perusahaan MI untuk terbuka dan transparan berbagi informasi dengan masyarakat, khususnya para investornya.
6. Bandingkan Biaya-Biaya Reksadana
Ada beberapa biaya yang muncul saat berinvestasi reksadana. Biaya tersebut antara lain:- Biaya pembelian (Subscription fee), yaitu biaya yang dikenakan saat membeli produk reksadana, termasuk saat menambah investasi (top up).
- Biaya penjualan (redemption fee), yaitu biaya yang muncul saat investor ingin menarik dana (melakukan penjualan). Besarnya biaya ini bervariasi, tetapi ada juga MI yang tidak mengenakan biaya penjualan untuk investasi yang telah tertanam di atas setahun.
- Biaya Kelolaan (Management fee), merupakan biaya yang dibebankan oleh perusahaan MI.
Nah, dengan memahami hal-hal di atas, Agan dapat memiliki panduan untuk merencanakan investasi reksadana Agan dengan baik.
Big Thanks: HMI
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)
No comments :
Post a Comment